Thursday, November 16, 2006

Pakaian yang kesempitan semua

Duuuhhh...sekarang tiap pagi mau pergi kantor pusing deh..!! Pakaianku sekarang pada kesempitan semua, tinggal berapa biji aja yg bisa dipakai. Semua jadi ketat...ihhh... kadang jadi malu sendiri... tapi mau gimana lagi... mau belanja belanji sekarang belon ada dana :D

Padahal setelah jadi ibu pengen juga sedikit merubah penampilan... Malu klo pakai pakaian ngepres badan. Bukan karena setelah melahirkan badan ngga sexy lagi loh..., tapi karena ingin sedikit berpenampilan keibuan hihihi....(*klo penampilan keibuan tapi sikap tetep kekanak2an gmn dong?:D)

Sekarang BB-ku naik berapa ya? Kok perasaan tambah melar banget.. lemak nimbun dimana-mana...uhhh...bikin risih juga. Kapan yach bisa kuyusan lagi? Hehehe... Sepertinya sekarang pikiran untuk ingin kurusan lagi musti dibuang jauh2. Klo aku diet cuma gara2 ingin kurus... nanti buahhatiku tersayang terlantar karena dia masih sepenuhnya tergantung padaku... Beginilah resiko jadi seorang ibu, walaupun badan jadi ngga berbentuk..ngga beraturan seperti ini semua bukan masalah. ..

Anakku...
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu.
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah.

Sembilan bulan nak, engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata

Anakku,
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun

Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah, saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hatitentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu anakku,
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan

Anakku,
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu

Tetapi anakku,
Hidup memang pilihan
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak
Maafkan ibu
Maafkan ibu
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak
Engkau akan selalu menjadi belahan nyawa ibu

0 komentar:

Post a Comment