Tuesday, August 09, 2005

"Ingin Terbang Ke Langit Dunia dan Akhirat Bersama Istri!"

Bagi Arifin Ilham, keluarga adalah basis terpenting sebuah masyarakat.Maka, pembinaan keluarga mestilah menjadi tahap pertama pembinaan ummat."Dari keluarga-keluarga sakinahlah nantinya akan lahir generasi dambaanumat. Dambaan bangsa. Allah mengisyaratkan hal ini dengan menyuruh kitamenyelamatkan diri dan keluarga dari api neraka." Jelas Arifin.

Ada lima syarat untuk menjadi keluarga sakinah.Pertama, cinta pada Allah.Suami, istri, dan anak menjadikan cinta pada Allah sebagai titik sentralkehidupan mereka.Kedua, Saling mencintai karena Allah."Aku ingin terbang ke langit dunia dan akhirat bersamanya,"sambung Arifinpuitis."Istri juga teman dan sahabat saya."Ketiga adalah Mawaddah artinya saling memuaskan."Ya, seperti berusaha memenuhi kebutuhan hidup secara wajar,"demikianpendapat Arifin. "Kadang sehabis tahajud, saya suka menidurkan istri dipaha saya sambil membaca AlQuran."Keempat adalah rahmah yang bersifat ruhiyah."Bagaimana kita saling berlomba untuk menjadi yang terbaik di hadapanAllah. Semakin dekat hubungan kita dengan Allah semakin baik hubungan kitadengan keluarga. Hubungan kita dengan sesama manusia juga merupakan cerminsejauh mana kedekatan hubungan kita dengan Allah." Tutur Arifin.

Syarat kelima menjadikan keluarga yang sakinah adalah membentuk unit masyarakat yang terkecil ini sebagai ulil albab. Keluarga yang cerdas.Keluarga da'wah."Keluarga sakinah mempunyai potensi besar untuk menularkan kesakinahannnyapada orang lain. Keluarga sakinah itu, tak hanya ingin keluarganya sajayang harmonis, tapi juga ingin keluarga yang lain merasakan hal yang sama.""Dari sinilah da'wah mulai menyebar. Keluarga da'wah itu adalah keluargayang saling membantu satu sama lain dalam kebaikan. Baik untuk dirinyamaupun orang lain." Tutur Arifin.

"Namun ada hal lain yang juga perlu diperhatikan," kata Arifin. "Hendaklahkeluarga sakinah itu juga menghidupkan 7 sunnah nabi. Dengan demikiancermin keluarga sakinah menjadi jelas."

Apa saja sih, Tujuh Sunnah Nabi itu?
Pertama, Menghidupkan shalat malam. Setiap malam kalau mungkin, atausesering mungkin.
Kedua, selalu membaca AlQuran.
Ketiga, pergi ke masjid. "Terutama bagi ayah dan anak laki-laki, diupayakanuntuk setiap hari jangan lewatkan waktu tanpa pergi ke masjid."
Keempat adalah shalat duha.
Kelima adalah berinfak/bersedekah.Upayakan tiap hari selalu bersedekah, dalam keadaan lapang atau sempit.
Keenam, selalu beristighfar di segala kesempatan.Banyak mengingat dosa yang telah kita lakukan, baik dosa dalam kondisisadar ataupun tidak.
Ketujuh, selalu menjaga wudhu.

Masih ada lagi pedoman Arifin," Saya pun berusaha menjadi seorang syaikhbagi istri dan anak-anak saya, menjadi ustadz yang mengajarkan mereka ilmu,menjadi sahabat dan teman bagi istri dan anak-anak saya," tutur Arifin.

"Menikah itu adalah salah satu nikmat Allah dan setelah menikah, nikmat ituterus bertambah. Memiliki istri dan anak-anak shalih dan shalihah adalahsurga di dunia." Ujar Arifin

(Majalah Aisyah edisi Maret 2004)

0 komentar:

Post a Comment